Senin, 04 Juni 2012

Jual Kain Baju Batik Murah dan Berkualitas


Berikut ini saya mempunyai beberapa kain baju batik dari jogja dari produsen / pabrik batik di jogja yang berkualitas namun dengan harga murah dan sangat terjangkau, sangat cocok dipakai untuk pembuatan baju batik. harga disini dalam ukuran per potong yaitu 210cm x 115 cm dan per meter 100cm x 115 cm

kain batik murah











Motif abstrak dgn model kembang model kain ATBM
125, Batik Tulis
Rp.120.000  / potong (KODE BTABS1)



kain batik murah
 Motif Sekar jagad
 bahan dolby atm katoon, Batik Tulis  Rp.165.000 / potong  (KODE BTSJ1)






kain batik murah



















Motif parang
Bahan katoon, Batik Tulis
Rp.115.000 / potong  (BTPR01)



kain batik murah



Motif kembang jeruk
Bahan katoon, kombinasi Batik Tulis dengan mayoritas Batik tulis
65.000/m ( BTKKJ01)




kain batik murah















Motif parang kembag
Bahan katoon, kombinasi cetak dan Batik tulis
59.000/m (BTKPR01)





kain batik murah
Motif Kembang
Katoon, kombinasi cetak BT
155.000/ptng (BTKK1)






kain batik murah
Abstrak
Dolby katoon,  batik cetak
95.000/ptng (BCAB1)






kain batik murah
Berbahan katoon, kembang kembang dengan dominasi warna abu-abu elegan, jenis batik printing
49.000/ptng (BPK1)






kain batik murah
Rp.69.000 / potong , Bahan katoon,  motif kembang dengan dominasi warna coklat kombinasi dengan warna biru tua, jenis batik printing (BPK2)





kain batik murah
Rp. 69.000 / potong,bahan katoon, kembang kembang dengan dominasi warna biru, jenis batik printing (BPK3)




kain batik murah

Rp.69.000 / potong , bahan katoon, motif kembang dengan warna dasar biru muda dan coklat dominasi warna coklat,  jenis batik printing (BPK4)




kain batik murah
Rp.69.000 / potong, bahan katoon, motif kembang dengan warna dasarhijau telur  dominasi hijau telur,  jenis batik printing (BPK5)




kain batik murah
Rp.69.000 / potong , bahan katoon, motif kembang dengan warna dasar biru  dominasi coklat muda,  jenis batik printing (BPK6)




kain batik murah
Rp.69.000 / potong, bahan katoon, motif Parang dengan warna dasar biru  dominasi coklat muda,  jenis batik printing (BPK7)



Bagi Yang berminat bisa menghubungi
Tri Widya
Hp....;0877-3935-77-66.
Batikaf@gmail.com 

























































































Read more »»  

Rabu, 23 Mei 2012

Batik fractal software perancang motif batik

Motif dan design batik bisa dengan mudah dan gampang kita dapatkan, namun untuk membuat motif yang eksklusif dan hanya satu satunya di dunia, kita butuh seorang perancang motif atau design batik, namun tentu biayanya cukup mahal dan hanya mampu mendapatkan hasil sekali rancangan, kalau mau berulang-ulang tentu biayanya sangat mahal. Sekarang ternyata ada yang namanya batik fractal yaitu software perancang motif kain batik dengan menggunakan perpaduan ilmu matematika fractal, seni batik dan etnik, namanya Jbatik dijual di harga 350ribu an, software ini tentunya akan sangat membantu designer batik, sehingga ragam variasi batik akan sangat banyak. 






Batik fraktal ini memang identik dengan matematika dan memang sangat sulit menjelaskan konsep batik fraktal ini kepada para pembatik, yang sebenarnya justru membuat lebih mudah dalam design batik, kalau pada pembuatan design batik konvensional, butuh waktu lama, mungkin berhari-hari dan mesti pakai sedikit ribet kalau belum biasa, namun pada batik fraktal ini hanya sekali klik pada mouse komputer mereka bisa memodifikasi dan membuat design yang benar-benar baru. 






Batik fraktal juga bisa menjasi batik print setelah pola design jadi, selanjutnya dicetak diatas kain selanjutnya batu diproses secara tradisional dengan cap atau canting, termasuk penggunaan dengan malam, sehingga tetap bisa diperoleh batik tulis dengan motif-motif buketan (pekalongan), kangkungan (cirebon), Parangrusak (yogyakarta) dan branji, namun mengunakan software jbatik / fraktal batik, untuk memiliki software bisa di www.batikfractal.com .






Membuat design untuk instasi, sekolah, atau design dan motif pribadi dalam waktu singkat sekarang tidaklah sesulit dulu dengan memakai software adalah salah satu cara yang akan sangat membantu


Read more »»  

Batik fashion dan motif etnik


Pada Acara Jakarta Fashion and Food Festival (JFFF) baru-baru ini para desainer,seperti Ghea S Panggabean dan Widhi Budimulia, menghadirkan Batik Fashion dan etnik dalam konsep mini show  . Keduanya merancang busana menggunakan bahan baku Indonesia, motif etnik dan bahan kain batik.
Ghea dan Widhi membawa pesan, busana berbahan Indonesia juga bisa dirancang menyesuaikan tren terkini. bahkan ada kesan modis. Busana berbahan Indonesia tak kalah kualitasnya, dapat menjadi pilihan busana bagi masyarakat Indonesia, selain mampu bersaing dengan busana berlabel internasional segmen siap pakai.
Produksi Dalam negeri perlu digalakkan dan digali. IPMI berusaha menerjemahkan sumber budaya ke dalam fashion agar diterima warga dunia. Bahan Indonesia endlessdan banyak bisa digali, banyak motif dan semakin berkembang. Inovasi tetap harus ada tapi tetap membudayakan produk dalam negeri," jelas Ghea, saat jumpa pers seusai pagelaran fashion di Hotel Harris Kelapa Gading, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.
Desainer perlu terus berinovasi dengan menggunakan bahan tradisional namun tetap mengikuti trenstyling, yakni potongan busana yang tidak terlalu tradisional agar pecinta fashion tertarik mengenakannya, demikian diungkapkan Ghea .
Senada dengan Ghea Widhi pun berpendapat, "Bagaimana mengolah bahan Indonesia agar terlihat global, ini tantangannya," tuturnya.

Ethnicentrique dan Batikcentrique
Misi JFFF melalui koleksi siap pakai berkualitas, kental sentuhan Indonesia. Pemilihan bahan penting dalam menciptakan koleksi siap pakai yang dapat memenuhi kebutuhan berskala besar. Selain itu, untuk menciptakan ready to wear, desainer juga harus mengikuti tren dunia. Ghea pun menerjemahkan salah satu tren dunia, motif tribal, dalam konsep busana Indonesia.



Motif tribal  adalah motif lokal yang menggunakan perpaduan motif Nusa Tenggara Timur, Timor, dan Sumba, dengan sentuhan motif etnik Kalimantan. Selain warna terang yang hangat, busana etnik bergaya modern juga diterjemahkan dalam warna hitam putih, sehingga bisa menjadi tren dunia dalam busana etnik bergaya modern ,"Saya memadukan handmade dan industrial printing. Jaket menggunakan tenun ikat tapi yang lainnya perpaduan motif. Untuk memproduksi ready to wear dalam jumlah banyak, akan kesulitan jika menggunakan kain asli yang membutuhkan waktu enam bulan untuk satu kain. Jika ingin mengembangkan ready to wear, harus berpikir secara industri, karena butuh lebih dari 250 potong busana untuk memenuhi kebutuhan department store," ungkapnya.

Bukan hanya busana etnik yang memakai bahan dan motif dari Indonesia, Ghea juga mendayagunakan batik menjadi busana siap pakai yang bertema Batikcentrique. Batik peranakan dari Pekalongan menjadi pilihan Ghea dalam menampilkan koleksi busana modern siap pakai. Kombinasi bahan baku menjadi solusi untuk mencipta busana siap pakai. Untuk fashion batik, Ghea memadukan batik cap dan printing menggunakan bahan yang nyaman dipakai.

Ghea bereksperimen dengan bahan sifon, satin sutera, sutera ATBM (alat tenun bukan mesin), dan jersey, untuk menghasilkan busana etnik dan batik. Kenyamanan busana menjadi alasan mengapa Ghea memilih sejumlah bahan ini dalam busana siap pakai deluxe kreasinya."Kali ini saya tidak menampilkan high fashion tapi koleksi yang menyesuaikan dengan ready to wear deluxe untuk kebutuhan trading yang menjadi misi JFFF," tutur Ghea.




Demonstration of Style
Menurut Widhi bagaimana gaya busana Eropa berpadu dengan bahan baku Indonesia seperti batik, menjadi tantangan tersendiri baginya.Pada acara Fashion etnik dan batik di JFFF, Widhi menampilkan inovasinya menggunakan motif batik Garut dan Tasikmalaya, mengombinasikan motif dan warna cerah dalam satu kesatuan busana yang terlihat selaras. Spesialisasi saya adalah pada evening wear dan adibusana bergaya barat, namun saya juga menjajaki busana siap pakai menggunakan batik. Selain itu juga memadukan gaun malam dengan bahan Indonesia seperti batik pada detail busana atau aksesori lainnya.
Koleksi  Widhi Budimulia mencipta busana dengan gaya city look bersiluet feminin, elegan, dan metropolis. Dengan bahan brokat, linen, sifon, tafeta, shantung, dan organdi, ia mencipta blazer, blus, celana, mini pants, gaun malam, dan gaun cocktail, untuk perempuan modern yang berani tampil gaya.

Koleksi fashion batik dan etnik Indonesia ternyata sangat cocok dan sangat bagus jika dikombinasikan dengan model fashion ala eropa, sehingga meski berbahan lokal kesan elegan, trendy dan feminim tetap ada.


sumber: kompas.com
Read more »»  

Senin, 21 Mei 2012

Kain baju batik dengan motif elegan

Pada awal-awal tahun 80an pemakaian kain batik belum begitu populer di mata rakyat indonesia, namun mulai menginjak awal 90an sampai sekarang popularitas batik makin bertambah, kalau dulu orang pakai kain / baju batik tampak asing dan aneh, boro-boro elegan, sama sekali ngga ada, bahkan ada kesan tradisional dan tidak trendy, baju kondangan,kesannnya batik hanya cocok untuk orang tua saja, namun sekarang batik tidak saja dipakai forum forum resmi dan pemerintahaan apalagi sejak claim batik sebagai warisan asli malaysia, menambah geram bangsa indonesia yang sejatinya memang tempat asal batik yang asli, yang membuat batik dilegalkan dalam pakaian resmi hampir semua instansi pada hari jumat, dan nampaknya semua kalangan setuju dengan hal ini. Sehingga kaum muda pun semakin menyenangi  kain / baju batik terutama dengan model- model dan motif elegan, trendy dan pantas dipakai di mana saja.



Ada beberapa corak atau motif kain baju  batik yang kesannya elegan antara lain
1. Motif campuran, bisa campuran 2-4 motif, motif abstrak, dll dengan warna yang seragam, contoh jika coklat / gelap, maka warna ke 3 campuran itu juga coklat / gelap.




2. Model baju yang dipakai, biasanya model banyak didapat pada baju batik wanita dengan atau tanpa kombinasi jenis kain lainnnya, untuk baju batik pria biasanya tidak terlalu banyak variasi.








Read more »»  

Tips mencuci baju batik

kain batik murah
Busana baju batik beberapa tahun terakhir ini telah menjadi Trend yang kian berkembang, baik di pakai secara resmi maupun untuk santai, baik dipakai untuk instansi maupun untuk pribadi, dari yang muda sampai yang tua. tapi banyak yang belum tahu cara mencuci Baju Batik  yang benar agar busana batik anda tahan lama dan terjaga keindahannya.Berikut adalah Tips cara mencuci kain batik yang benar :

1. Caranya adalah dengan menggunakan shampo rambut. pertama-tama, melarutkan dulu shampo hingga tak ada lagi bagian yang mengental. maka setelah itu baru Baju Batik  dicelupkan. Disi niAnda juga bisa menggunakan sabun pencuci khusus untuk Baju Batik yang dijual di pasaran.
2. Pada Saat mencuci Kain Baju Batik  jangan digosok dan jangan gunakan deterjen. Jika batik Anda tidak terlalu kotor maka Anda bisa mencucinya dengan air hangat. Tapi jika batik Anda terkena noda maka Anda bisa mencucinya cukup dengan sabun mandi saja. Akan tetapi jika nodanya masih membandel maka Anda bisa menghilangkannya dengan kulit jeruk pada bagian yang kotor saja. Janganlah mencuci kain Baju Batik  dengan menggunakan mesin cuci.
3. Kemudian setelah kotoran hilang Anda harus menjemurnya di tempat yang teduh tetapi Anda tidak perlu memerasnya, biarkan saja Baju Batik  tersebut mengering secara alami. Pada saat menjemur sebaiknya Anda tarik bagian tepi kain agar serat kain yang terlipat kembali seperti sediakala.
4. Untuk penyetrikaan sebaiknya Hindari penyetrikaan secara langsung, jika terlalu kusut Anda bisa semprotkan air di atas kain Baju Batik Anda lalu lapisi batik Anda dengan kain lainnya. Hal ini untuk menghindari Baju Batik  Anda terkena panas langsung dari setrikaan.
5. Pada Baju Batik  tulis, jika anda ingin memberi cairan pewangi atau pelembut jangan disemprotkan langsung pada kainnya. Sebelumnya, tutupi dulu kain dengan koran atau kertas tipis, lalu semprotkan cairan pewangi dan pelembut kain. Sebaiknya Anda tidak menyemprotkan parfum atau minyak wangi langsung ke kain atau pakaian berbahan Baju Batik  sutera berpewarna alami.
6. Alangkah baiknya Anda jangan memberi kapur barus karena zat padat ini terlalu keras sehingga bisa merusak kain batik Anda. Untuk mengusir ngengat sebaiknya Anda beri merica atau lada yang dibungkus dengan tisu lalu masukkan dalam lemari pakaian anda. Atau Anda bisa menggunakan akar wangi yang sebelumnya Anda celup ke dalam air panas kemudian dijemur, lalu dicelup sekali lagi ke dalam air panas dan dijemur. Setelah akar wangi tersebut kering Anda baru bisa menggunakan dalam lemari pakaian.
Demikian tips dan cara bagaimana mencuci dan merawat baju batik atau kain baju batik supaya awet, warna tidak pudar dan tetap nyaman untuk dipakai

Sumber : cosarosta.blogspot.com
Read more »»  

Rabu, 02 Mei 2012

Kain Batik Tulis bagaimana cara membedakannnya

batik tulis corak burung
Sering kali kita sangat sulit membedakan antara kain batik tulis dengan kain cap atau cetak, mungkin dengan batik printing kita dengan mudah bisa membedakannnya karena biasanya coraknya lebih teratur dan lebih halus serta mempunyai gradasi warna yang panjang, sementara untuk batik cetak dan tulis bisa kelihatan dari warnanya yang secara gradasi kurang bagus, bahkan tidak ada gradasi warna, hal ini berkaitan dengan cara membuatnya, jika itu batik printing, kain bercorak tersebut di print dengan mesin cetak,

batik cetak




batik tulis



sehingga hasilnya pasti sangat teratur,rapi, warna banyak ragam sedangkan batik cetak atau batik tulis dibuat dengan pewarnaan menggunakan "Malam" sehingga biasanya lebih dari sekali proses pewarnaan, sedangkan beda antara batik tulis dengan batik cetak terletak cara melakukan pembatikan atau painting, jika batik tulis dengan menggunakan tangan dengan canting, sedangkan batik cetak dengan menggunakan alat cetak yang terbuat dari besi cetakan, sehingga hasilnya bisa lebih teratur, dan lebih cepat dari batik tulis, bedanya di konsistensi, batik tulis lebih sering terjadi bentuk dan motif yang tidak sama. Demikian untuk lebih lengkapnya adalah sebagai berikut:

  • Dikerjakan dengan menggunakan canting yaitu alat yang terbuat dari tembaga yang dibentuk bisa menampung malam (lilin batik) dengan memiliki ujung berupa saluran/pipa kecil untuk keluarnya malam dalam membentuk gambar awal pada permukaan kain.
  • Bentuk gambar/desain pada batik tulis tidak ada pengulangan yang jelas, sehingga gambar nampak bisa lebih luwes dengan ukuran garis motif yang relatif bisa lebih kecil dibandingkan dengan batik cap.
  • Gambar batik tulis bisa dilihat pada kedua sisi kain nampak lebih rata (tembus bolak-balik) khusus bagi batik tulis yang halus.
  • Warna dasar kain biasanya lebih muda dibandingkan dengan warna pada goresan motif (batik tulis putihan/tembokan).
  • Setiap potongan gambar (ragam hias) yang diulang pada lembar kain biasanya tidak akan pernah sama bentuk dan ukurannya. Berbeda dengan batik cap yang kemungkinannya bisa sama persis antara gambar yang satu dengan gambar lainnya.
  • Waktu yang dibutuhkan untuk pembuatan batik tulis relatif lebih lama (2 atau 3 kali lebih lama) dibandingkan dengan pembuatan batik cap. Pengerjaan batik tulis yang halus bisa memakan waktu 3 hingga 6 bulan lamanya.
  • Alat kerja berupa canting harganya relatif lebih murah berkisar Rp. 10.000,- hingga Rp. 20.000,-/pcs.
  • Harga jual batik tulis relatif lebih mahal, dikarenakan dari sisi kualitas biasanya lebih bagus, mewah dan unik.
  •  Batik Cap

Batik Cetak /  Cap


  • Dikerjakan dengan menggunakan cap (alat yang terbuat dari tembaga yang dibentuk sesuai dengan gambar atau motif yang dikehendaki). Untuk pembuatan satu gagang cap batik dengan dimensi panjang dan lebar : 20 cm X 20 cm dibutuhkan waktu rata-rata 2 minggu.
  • Bentuk gambar/desain pada batik cap selalu ada pengulangan yang jelas, sehingga gambar nampak berulang dengan bentuk yang sama, dengan ukuran garis motif relatif lebih besar dibandingkan dengan batik tulis.
  • Gambar batik cap biasanya tidak tembus pada kedua sisi kain.
  • Warna dasar kain biasanya lebih tua dibandingkan dengan warna pada goresan motifnya. Hal ini disebabkan batik cap tidak melakukan penutupan pada bagian dasar motif yang lebih rumit seperti halnya yang biasa dilakukan pada proses batik tulis. Korelasinya yaitu dengan mengejar harga jual yang lebih murah dan waktu produksi yang lebih cepat. Waktu yang dibutuhkan untuk sehelai kain batik cap berkisar 1 hingga 3 minggu.
  • Untuk membuat batik cap yang beragam motif, maka diperlukan banyak cap. Sementara harga cap batik relatif lebih mahal dari canting. Untuk harga cap batik pada kondisi sekarang dengan ukuran 20 cm X 20 cm berkisar Rp. 350.000,- hingga Rp. 700.000,-/motif. Sehingga dari sisi modal awal batik cap relatif lebih mahal.
  • Jangka waktu pemakaian cap batik dalam kondisi yang baik bisa mencapai 5 tahun hingga 10 tahun, dengan catatan tidak rusak. Pengulangan cap batik tembaga untuk pemakainnya hampir tidak terbatas.
  • Harga jual batik cap relatif lebih murah dibandingkan dengan batik tulis, dikarenakan biasanya jumlahnya banyak dan miliki kesamaan satu dan lainnya tidak unik, tidak istimewa dan kurang eksklusif.
  • Disamping adanya perbedaan dari sisi visual antara batik tulis dan batik cap, namun dari sisi produksi ada beberapa kesamaan yang harus dilalui dalam pengerjaan keduanya. Diantaranya adalah sbb:
  • Keduanya sama-sama bisa dikatakan kain batik, dikarenakan dikerjakan dengan menggunakan bahan lilin sebagai media perintang warna.
  • Dikerjakan hampir oleh tangan manusia untuk membuat gambar dan proses pengerjaan buka tutup warnanya.
  • Bahan yang digunakannya juga sama berupa bahan dasar kain yang berwarna putih, dan tidak harus dibedakan jenis bahan dasar benangnya (katun atau sutra) atau bentuk tenunannya.
  • Penggunaan bahan-bahan pewarna serta memproses warnanya sama, tidak ada perbedaan anatara batik tulis dan batik cap.
  • Cara menentukan lay-out atau patron dan juga bentuk-bentuk motif boleh sama diantara keduanya. Sehingga ketika keduanya dijahit untuk dibuat busana tidak ada perbedaan bagi perancang busana atau penjahitnya. Yang membedakan hanya kualitas gambarnya saja.
  • Cara merawat kain batik (menyimpan, menyuci dan menggunakannya) sama sekali tidak ada perbedaan.
  • Untuk membuat keduanya diperlukan gambar awal atau sket dasar untuk memudahkan dan mengetahui bentuk motif yang akan terjadi.
Demikian semoga bisa bermanfaat memang yang rada sulit adalah beda batik tulis dengan batik cap / cetak, kalau dengan batik printing rasanya kita dengan mudah langsung bisa membedakannnya.
Read more »»  

Senin, 23 April 2012

Apa Itu Batik

Pengertian batik menurut adalah salah satu cara pembuatan bahan pakaian. Selain itu batik bisa mengacu pada dua hal. Yang pertama adalah teknik pewarnaan kain dengan menggunakan malam untuk mencegah pewarnaan sebagian dari kain. Dalam literatur internasional, teknik ini dikenal sebagai wax-resist dyeing. Pengertian kedua adalah kain atau busana yang dibuat dengan teknik tersebut, termasuk penggunaan motif-motif tertentu yang memiliki kekhasan. Batik Indonesia, sebagai keseluruhan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity)

Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa pada masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga pada masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukannya "Batik Cap" yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini. Ada beberapa pengecualian bagi fenomena ini, yaitu batik pesisir yang memiliki garis maskulin seperti yang bisa dilihat pada corak "Mega Mendung", dimana di beberapa daerah pesisir pekerjaan membatik adalah lazim bagi kaum lelaki.
Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi yang turun temurun, sehingga kadang kala suatu motif dapat dikenali berasal dari batik keluarga tertentu. Beberapa motif batik dapat menunjukkan status seseorang. Bahkan sampai saat ini, beberapa motif batik tadisional hanya dipakai oleh keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta.
Batik merupakan warisan nenek moyang Indonesia ( Jawa ) yang sampai saat ini masih ada. Batik juga pertama kali diperkenalkan kepada dunia oleh Presiden Soeharto, yang pada waktu itu memakai batik pada Konferensi PBB.
Ragam corak dan warna Batik dipengaruhi oleh berbagai pengaruh asing. Awalnya, batik memiliki ragam corak dan warna yang terbatas, dan beberapa corak hanya boleh dipakai oleh kalangan tertentu. Namun batik pesisir menyerap berbagai pengaruh luar, seperti para pedagang asing dan juga pada akhirnya, para penjajah. Warna-warna cerah seperti merah dipopulerkan oleh Tionghoa, yang juga memopulerkan corak phoenix. Bangsa penjajah Eropa juga mengambil minat kepada batik, dan hasilnya adalah corak bebungaan yang sebelumnya tidak dikenal (seperti bunga tulip) dan juga benda-benda yang dibawa oleh penjajah (gedung atau kereta kuda), termasuk juga warna-warna kesukaan mereka seperti warna biru. Batik tradisional tetap mempertahankan coraknya, dan masih dipakai dalam upacara-upacara adat, karena biasanya masing-masing corak memiliki perlambangan masing-masing
Read more »»